Anda yang hendak melakukan penelitian secara komprehensif, tentu tidak asing dengan metode penelitian Fuzzy Sugeno. Fuzzy merupakan ilmu logika yang mempelajari ketidak pastian. Dalam teori ini, ia digunakan untuk memprediksi hasil dari data yang telah ditemukan.

Dalam sistem Fuzzy, terdapat empat tahap yang harus dilewati oleh peneliti, yakni fuzzifikasi yakni proses pengubahan bilangan tegas ke dalam bentuk bilangan Fuzzy, pembentukan rule basis atau basis aturan Fuzzy, sistem inferensi atau penalaran Fuzzy, dan proses pengubahan bilangan Fuzzy ke dalam bilangan tegas.

Mengenai Logika Fuzzy

Logika Fuzzy merupakan metode analisis yang diperkenalkan Prof. Lotfi Astor Zaedah pada tahun 1962. Dalam logika klasik yang satu ini, semua bilangan disebut sebagai biner, dimana ia memiliki dua kemungkinan. Sedangkan metode analisis Fuzzy sugeno hasil yang didapatkan dengan bukanlah himpunan bilangan Fuzzy, melainkan persamaan iner atau konstanta.

Orang yang menemukan Fuzzy Sugeno adalah Michio Sugeno yang berasal dari Jepang, ia mengusulkan penggunaan singleton sebagai fungsi keanggotaan dari konsekuen atas hasil data yang telah didapatkan. Singleton merupakan himpunan Fuzzy dengan fungsi keanggotaan pada titik tertentu. Nantinya titik dari singleton ini, nantinya terdapat nilai dan angka nol di luar titik tersebut.

Penalaran Logika Fuzzy

Berdasarkan penalaran yang dimiliki oleh metode Fuzzy, terdapat tahapan yang harus Anda lakukan sebagai peneliti untuk mendapatkan hasil yang terperinci, diantaranya:

  1. Pembentukan Himpunan Fuzzy

Untuk Anda yang hendak menggunakan metode analisis Fuzzy sugeno, Anda harus melakukan input variabel ke sistem Fuzzy, nantinya hasil yang didapatkan akan masuk ke dalam himpunan Fuzzy. Nantinya himpunan ini akan membantu Anda untuk melakukan perhitungan dari nilai kebenaran atas premis di setiap angka.

  • Aplikasi Fungsi Implikasi

Setelah mendapatkan proposisi berdasarkan angka Fuzzy, nantinya relasi antar angka bisa ditemukan. Bentuk umum aturan yang digunakan untuk cara ini adalah menggunakan fungsi implikasi, yakni:

  • Minimum, fungsi ini digunakan untuk memotong output himpunan Fuzzy.
  • Produk, fungsi yang akan membantu Anda untuk melakukan skala output himpunan Fuzzy.

Konsep dasar yang digunakan oleh metode analisis ini adalah koleksi obyek berdasarkan variabel yang telah didapatkan. Misalnya, obyek yang dinotasikan adalah x, maha himpunan yang didapatkan dari angka Fuzzy ini adalah 𝐴̀ = {𝑥, 𝜇𝐴̀|(𝑥)𝜖𝑋}.

Demikianlah rincian dan penjelasan mengenai metode analisis Fuzzy sugeno, untuk Anda yang hendak menggunakan metode analisis ini, informasi tersebut semoga bisa membantu Anda. Metode ini cocok untuk Anda yang hendak melakukan penelitian untuk hasil yang lebih komprehensif, dengan begitu hasil penelitian bisa sesuai dengan data yang telah didapatkan. Dapatkan informasi lainnya di Amar Statistika.